Banjir Terjang Halmahera Barat, Ratusan Rumah Rusak dan Pasar Ikan Lenyap

HALMAHERA BARAT –  Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Maluku Utara dalam beberapa hari terakhir memicu banjir besar di Kabupaten Halmahera Barat, Rabu (7/1/2026). Luapan sungai dilaporkan merendam pemukiman warga di Kecamatan Ibu setelah tangul dan bronjong sungai tidak mampu menahan debit air.

Debit air mulai meningkat drastis pada pukul 07.30 WIT. Air dengan cepat menggenangi rumah-rumah warga di Desa Togute Ternate Asal,Gamlamo hingga Tongute Ternate. Kecepatan luapan air sempat membuat sejumlah penduduk terjebak di dalam rumah sebelum berhasil dievakuasi.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, dampak kerusakan tersebar di beberapa titik di Kecamatan Ibu Desa Togute Ternate Asal  26 rumah rusak berat, 34 rumah terdampak, serta 13 toko dan kios mengalami kerusakan, Desa Togute Ternate  289 warga terdampak, 8 rumah rusak berat, dan 20 rumah rusak ringan, Desa Gamlamo 95 rumah terendam air, dengan rincian 4 rusak berat dan 6 rusak ringan, Desa Sarau & Duono: 49 rumah terendam di Desa Sarau, sementara di Desa Duono terdapat 2 rumah rusak berat dan 4 rusak ringan dan Fasilitas Umum Pasar Ikan di Kecamatan Ibu dilaporkan lenyap tersapu arus banjir.

Kepala BPBD Halmahera Barat, Wawan MT. Ali, menyatakan bahwa personelnya saat ini tengah berada di lapangan untuk melakukan pemantauan dan validasi data korban terdampak di Desa Gamlamo, Togute Ternate, dan Togute Ternate Asal. “Kondisi saat ini Alhamdulillah curah hujan sudah rendah dan aktivitas air sudah turun. Mudah-mudahan tidak terjadi hujan lagi,” ujar Wawan dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).

Untuk penanganan pengungsi, BPBD telah menyiapkan skema evakuasi Tempat Evakuasi  Gedung sekolah di Desa Gam Ici (berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan) dan untuk Dapur Umum Akan dibangun di dua titik, yakni di depan Gedung Pertemuan Kecamatan Ibu dan di Kantor Desa Togute Ternate Asal.

Saat ini, petugas gabungan masih fokus pada pendataan akhir (inventarisir) dan memastikan kebutuhan logistik warga terdampak terpenuhi.

Editor: Uk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *